Aktivitas Pabrikan Amerika Serikat Melemah

Aktivitas Pabrikan Amerika Serikat Melemah

Diperbarui • 2019-11-11

Data ekonomi yang buruk dari suatu negara tetap menjadi salah satu faktor penentu arah besar suatu pergerakan mata uang. Keadaan ini tentunya dialami oleh negara Amerika Serikat yang aktivitas pabrikannya terlihat sangat lemah sejak 2009, dimana data ISM Manufaktur terpuruk dilevel 47,8. Penguatan mata uang US Dollar yang akhir akhir ini terlihat sangat kuat tentunya banyak dipengaruhi oleh pelemahan mata uang lain di negara lain. Selain itu faktor penilaian dari para pelaku pasar bahwa perekonomian Amerika Serikat masih lebih baik dibandingkan dengan negara di Asia maupun Eropa, akhirnya mendorong penguatan green back.

Dengan melihat kenyataan bahwa terjadi pelemahan yang massive disektor pabrikan Amerika Serikat, maka para pelaku pasar tentunya akan melihat data sector tenaga kerja yang terlihat mulai terpengaruh dengan perlambatan ekonomi global. Data ekonomi, keuangan serta geopolitik masih menjadi acuan bagi para pelaku pasar dalam memprediksi arah pasar uang global, mengingat The Fed masih menggunakan tools tersebut dalam menentukan kebijakan moneternya. The Fed akan kembali mengadakan rapat tentang kebijakan moneternya pada tanggal 30 oktober 2019., dan pasar mulai mengharapkan The Fed untuk kembali memotong suku bunga nya setidaknya 25 bps sampai akhir tahun ini.

Dari Eropa, issue Brexit dan Perang Dagang Amerika – Eropa kembali memanas. Issue Brexit kembali menjadi perhatian pelaku pasar karena Inggris hanya mempunyai batas waktu kesepakatan dengan Uni Eropa kurang dari 1 bulan. Tanggal 31 oktober 2019, Inggris harus memutuskan untuk dalam kesepakatan atau justru tidak sepakat/ Hard Brexit. Perdana Menteri Boris Johnson telah melayangkan proposal terakhirnya kepada Uni Eropa dan jika ditolak maka Hard Brexit akan terjadi dan Inggris tentunya sudah tidak mempertimbangkan kembali resiko yang akan terjadi terhadap negara tersebut maupun kepentingan Uni Eropa terhadap Irlandia. Disisi lain issue atas perang dagang antara Amerika Serikat dan Eropa kembali memanas ketika Presiden Trump mengancam akan menaikan Tariff atas barang barang Eropa sebesar $7 milliar. Ancaman ini tentunya dijawab oleh negara Uni Eropa dengan ancaman menaikan tariff barang barang Amerika Serikat yang masuk ke Eropa senilai $4 milliar.

Dollar yang kuat tentunya membuat Presiden Trump kembali melakukan intervensi dimedia social twitter dengan mengatakan bahwa The Fed mengizinkan penguatan US Dollar sehingga sector pabrikan Amerika Serikat terpuruk. Kicauan Trump di media social dan uji coba peluncuran rudal oleh Korea Utara yang jatuh zona internasional dekat negara Jepang, tentunya akan membuat para pelaku pasa kembali melihat safe haven sebagai alternative instrument investasi mereka. Harga emas akan kembali sideways dan menunggu data sector tenaga kerja Amerika Serikat ADP yang akan dirilis pada jam 19.15 wib. Jika keadaan ini berlanjut maka pelemahan US Dollar akan berlanjut dan harga emas akan kembali kelevel harga $1501/ troyounce dengan alternative koreksi pada level harga $1468/ troyounce.

Trading Plan :

Buy Limit 1468  dengan target 1485

Buy Stop 1487 dengan target 1501

Gold Timeframe Daily

gold 2 okt.png

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

 

Menyerupai

Harga Emas Terkoreksi Naik
Harga Emas Terkoreksi Naik

Pergerakan grafik harga emas bergerak dalam fase koreksi naik pada perdagangan pekan ini Kembali menguatnya harga emas dunia pada pekan ini terjadi akibat adanya rilis data disektor inflasi yakni CPI Amerika yang mengalami penurunan…

Emas Menunggu Data Inflasi
Emas Menunggu Data Inflasi

Harga emas dunia terlihat sideway dalam 4 hari belakangan ini dan masih akan terus terlihat seperti ini menjelang FOMC meeting yang akan dirilis pada tanggal 23 September dini hari…

Emas Masih Dalam Tekanan Turun
Emas Masih Dalam Tekanan Turun

Pergerakan grafik harga emas dunia masih berada dalam tekanan turun pada pekan ini Kembali melemahnya harga emas terjad akibat kekhawatiran market serta antisipasi investor terhadap peluang terjadinya tapering oleh bank sentral amerika The Fed…

Berita terbaru

Emas Menguat Ditengah Melemahnya US Dollar
Emas Menguat Ditengah Melemahnya US Dollar

Pergerakan harga emas dunia mengalami peningkatan cukup signifikan pada perdagangan pekan ini  Sejak awal pekan ini harga emas bergerak terkoreksi naik, hal ini disebabkan oleh dampak melemahnya pergerakan index USD yang turun cukup drastis…

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Lakukan upaya yang terbaik

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera