Kebijakan Moneter The Fed dan Harga Emas

Kebijakan Moneter The Fed dan Harga Emas

Diperbarui • 2019-11-11

The Fed akhirnya memotong suku bunga acuan untuk ke tiga kali nya dalam tahun 2019. Kebijakan moneter The Fed yang dirilis tadi pagi, memotong suku bunganya 25 bps dari 2% menjadi 1,75%.

The Fed melakukan “ Pause” terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut, tetapi tidak akan menaikan suku bunga, jika laju tingkat inflasi tidak naik secara signifikan. Keadaan ini dapat diartikan bahwa Jerome Powell dan anggota The Fed kembali akan melihat perkembangan data ekonomi Amerika Serikat kedepannya dan juga perkembangan geopolitik kesepakatan Brexit serta perlambatan ekonomi di negara negara Eropa.

Menahan penurunan suku bunga lebih lanjut dan tidak akan menaikan suku bunga dalam waktu dekat merupakan suatu kebijakan moneter yang mempunyai dampak pada pelemahan indeks mata uang US Dollar terhadap mata uang lain didunia,  dan mendorong pelaku pasar kembali masuk ke pasar ekuitas.

Peluang The Fed untuk menurunkan suku bunga terlihat masih ada jika perekonomian Amerika Serikat kembali memburuk, sedangkan kenaikan kenaikan suku bunga dimasa yang akan datang masih akan terlihat masih lama, dalam kondisi  laju tingkat inflasi Amerika Serikat masih rendah.

Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang masih melambat pada kuartal ke 3, dimana GDP dibukukan 1,9% dari 2% dikuartal dua, merupakan gambaran angka inflasi masih akan tertekan dibawah 2%. Jerome Powell melihat bahwa sector tenaga kerja Amerika Serikat masih solid dengan  pertumbuhan ekonomi, yang moderat, sehingga kebijakan moneter yang diambilnya masih berada dalam jalur yang tepat.

Dari sisi geopolitik, terdapat pembatalan KTT negara negara Asia Pasifik di Chile, karena adanya gelombang demonstrasi di negara tersebut. Keadaan ini tentunya membuat tertundanya penandatanganan kesepakatan dagang tahap pertama antara Presiden Trump dan Presiden Xi, yang direncanakan akan dilakukan dalam KTT Chile pada pertengahan bulan depan.

Ketidakpastian lainnya masih datang dari kesepakatan Brexit antara Pemerintah Inggris dengan Uni Eropa yang masih harus menunggu pemilihan umum parlemen Inggris pada tanggal 12 Desember 2019.

Ketidakpastian kembali melanda perekonomian dunia, yang semakin hari semakin terlihat jelas dan menimbulkan resesi ekonomi di berbagai negara termasuk Hongkong dan Lebanon bahkan Chile. Kesemua negara tersebut terhempas karena aksi adanya aksi demonstrasi mulai dari masalah politik sampai ke masalah ekonomi, tetapi kesemua negara tersebut berakhir dalam krisis ekonomi.

Fenomena diatas tentunya akan membuat harga emas dunia kembali dalam kecenderungan naik dengan range harian pada hari ini diprediksi dalam kisaran level harga $1493 - $1520/ troyounce.

Trading Plan :

Buy Limit  1488  - 1493 dengan target 1520

Gold Timeframe daily 

gold 31 okt.png

Menyerupai

USDJPY Bergerak Menguat Pasca FOMC Meeting
USDJPY Bergerak Menguat Pasca FOMC Meeting

Pergerakan grafik nilai tukar pasangan mata uang USDJPY bergerak dalam fase naik pada pekan ini Kembali menguatnya pair USDJPY pada pekan ini terjadi akibat naiknya nilai index US Dollar pasca rilis kebijakan moneter pada FOMC meeting dini hari tadi…

Harga Emas Terkoreksi Naik
Harga Emas Terkoreksi Naik

Pergerakan grafik harga emas bergerak dalam fase koreksi naik pada perdagangan pekan ini Kembali menguatnya harga emas dunia pada pekan ini terjadi akibat adanya rilis data disektor inflasi yakni CPI Amerika yang mengalami penurunan…

Emas Menunggu Data Inflasi
Emas Menunggu Data Inflasi

Harga emas dunia terlihat sideway dalam 4 hari belakangan ini dan masih akan terus terlihat seperti ini menjelang FOMC meeting yang akan dirilis pada tanggal 23 September dini hari…

Berita terbaru

Trend Bullish AUDUSD Masih Berlanjut
Trend Bullish AUDUSD Masih Berlanjut

Pergerakan grafik nilai tukar pasangan mata uang AUDUSD masih melanjutan pergerakan naiknya pada perdagangan di akhir pekan ini Terdapat beberapa faktor pendukung bagi naiknya pair AUDUSD diantaranya adalah data ekonomi negri kangguru tersebut…

Pola Inverted Head and Shoulder Pada Pair Emas
Pola Inverted Head and Shoulder Pada Pair Emas

Pergerakan nilai tukar Emas terhadap mata uang US Dollar mengalami penguatan yang cukup drastis Uniknya menguatnya harga emas kali ini terjadi justru ditengah menguatnya Index US Dollar…

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Lakukan upaya yang terbaik

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera