Krisis Di Inggris Dapat Melemahkan Poundsterling

Krisis Di Inggris Dapat Melemahkan Poundsterling

Diperbarui • 2021-10-05

Dampak perjanjian Brexit antara Inggris dan Uni Eropa masih terlihat sampai saat ini, bukan saja pada faktor geopolitiknya saja, tetapi dampak terhadap factor ekonomi serta factor sosial dikedua negara mulai muncul.

Kekurangan pengemudi kendaraan barang berat di Inggris akhirnya menjadi permasalahan yang dapat menyeret negara tersebut kedalam krisis bahan makanan dan bahan bakar. Sampai saat ini kekurangan pengemudi kendaraan mencapai 60.000 orang dimana keadaan ini dikarenakan adanya perijinan keluar masuk perbatasan Inggris – Uni Eropa yang mulai ketat setelah perjanjian Brexit.

Selain itu banyak orang mulai beralih profesi semenjak negara Eropa banyak melakukan penguncian saat pandemic berlangsung, sehingga ini membuat perekrutan sumber daya manusia yang professional baik untuk pengemudi maupun pertanian mulai sulit.

Jika ini berlanjut maka tidak hanya Inggris yang akan mengalami krisis, tetapi seuruh negara Uni Eropa pun akan merasakan dampak dari krisis yang terjadi di negara Ratu Elizabeth, karena terdapat gangguan terhadap rantai pasokan baik bahan baku maupun bahan produksi.

Efek Terhadap Pasar

Krisis kekurangan sumber daya manusia di Inggris akan membawa pelemahan ekonomi sehingga akan membuat pair GBPUSD akan naik sementara sebelum meneruskan penurunannya kedepannya.

Ekspektasi Pasar

Diprediksi pair GBPUSD  bergerak dalam range  1.3412 – 1.3690

Trading Plan :

Sell Limit 1.3613 – 1.3690 dengan target 1.3412 – 1.3522

Stoploss 1.3864

Grafik GBPUSD timeframe D1

gbpusd 5 okt.png

 

Disclaimer

Fundamental bukanlah teknikal yang dapat berubah dalam hitungan jam bahkan menit, tetapi fundamental merupakan suatu gambaran besar atas pandangan kedepan yang dapat terjadi dalam rentang waktu yang lebih panjang.

TRADE NOW

 

Menyerupai

AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion
AUDUSD Berbias Bearish di Tengah Risk-Aversion

Dolar Australia menguat tipis di awal perdagangan akhir pekan ini, namun masih dalam tren penurunan. Pasar diperkirakan sepi karena memperingati Jumat Agung. Dolar AS menguat karena data ekonomi AS menunjukkan ekspansi,

Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi
Data Ekonomi Australia Melemah, Seiring Melemahnya Inflasi

Pasar saham Asia memiliki sentimen sideways dengan bias bearish pada perdagangan Kamis (28/03/2024), karena adanya sentimen ketidakpastian menjelang data indeks harga PCE AS..penjualan ritel Australia dirilis lebih kecil dari perkiraannya.

Berita terbaru

Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?
Sanggupkan Emas Berlama-lama di Puncak?

XAUUSD naik ke rekor tertinggi baru pada perdagangan Senin (01/04/2024), di tengah meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga..melanjutkan kenaikan kuat minggu lalu hingga membentuk level puncak baru sepanjang masa

Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152
Sebagian Pasar Masih Libur, Yen Stabil di Bawah 152

Pasar saham Asia sebagian masih libur dan sebagian lagi menguat pada perdagangan Senin (01/04/2024), karena optimisme data pabrikan Tiongkok mendukung..potensi intervensi otoritas Jepang terhadap yen Jepang diperkirakan berada di zona 152 – 155 yen. 

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera