Peluang memperdagangkan mata uang Jepang

Peluang memperdagangkan mata uang Jepang

Bank of Japan (BoJ) akan membuat pernyataan kebijakan moneter dan mengumumkannya pada 15 Maret. BoJ diperkirakan tidak akan mengubah tingkat suku bunga, tapi komentar Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda dapat mengguncang JPY. Pada bulan lalu, Gubernur BoJ mengisyaratkan pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut. Pandangan dovish dapat membuat JPY terpuruk. Mari kita lihat ke mana Bank Sentral akan mengarahkan mata uangnya.

• Jika komentar BoJ hawkish, JPY akan bergerak naik;

• Jika komentar BoJ dovish, JPY akan bergerak turun.

Lihat kalender ekonomi

shutterstock_1070462426 (1).jpg

                                                                                   TRADING SEKARANG

Menyerupai

Berita terbaru

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Lakukan upaya yang terbaik

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera